Tuesday, March 10, 2015

LASER DIGUNAKAN ZAP VIRUS KELUAR DARI DARAH



Seorang ayah-anak penelitian tim bekerja dari bangku laboratorium yang terpisah di seluruh negeri telah menemukan penggunaan baru untuk laser - kejutan listrik virus keluar dari darah.
Teknik, yang memegang janji untuk desinfektan darah untuk transfusi, menggunakan sinar laser daya rendah dengan pulsa berlangsung hanya sepersekian detik.
Universitas Johns Hopkins mahasiswa Shaw-Wei David Tsen mengatakan itu selama berjalan-jalan di taman bersama ayahnya bahwa ide tersebut lahir. Tsen, seorang peneliti di laboratorium imunologi TC Wu di Hopkins 'Kimmel Cancer Center, mencari metode baru untuk menyingkirkan darah yang terisolasi patogen berbahaya, termasuk virus HIV dan hepatitis C. Dia mengatakan teknik saat ini menggunakan radiasi UV dan radioisotop dapat meninggalkan jejak komponen darah bermutasi atau rusak.
Menggunakan getaran ultrasonik untuk menghancurkan virus adalah satu kemungkinan, tetapi ayahnya, Kong-Thon Tsen, seorang ahli laser di Arizona State University, memiliki ide yang lebih baik: Laser, seperti USG, dapat menembus menyerap energi air yang mengelilingi virus dan langsung menggetarkan patogen itu sendiri.
Para peneliti bertujuan laser daya rendah dengan pulsa abadi 100 femtosekon (10-13 detik) ke dalam tabung kaca berisi garam-diencerkan virus yang menginfeksi bakteri, juga dikenal sebagai bakteriofag. Jumlah virus menular dalam kubus masing-masing anjlok 100 - untuk 1000-lipat setelah perawatan laser. "Saya harus mengulang percobaan beberapa kali
untuk meyakinkan diri sendiri bahwa laser bekerja ini dengan baik," kata Tsen muda.
Laser Nya berbeda dari yang memancarkan sinar terus menerus cahaya tampak. "Laser kami berulang kali mengirimkan pulsa cepat cahaya dan kemudian rileks, yang memungkinkan solusi sekitarnya virus untuk mendinginkan," kata Tsen. "Hal ini secara signifikan mengurangi kerusakan akibat panas pada komponen darah normal."

Bangunan pada gagasan bahwa getaran rongsokan kulit terluar virus ', para ilmuwan menemukan bahwa daya-rendah laser mereka selektif menghancurkan virus dan suku cadang sel-sel manusia normal di sekitar mereka, sedangkan balok kuat membunuh hampir segalanya.
Ayah dan anak berspekulasi bahwa getaran laser yang bisa menghancurkan obat-tahan dan sensitif virus-sama.
Wu mengatakan bahwa teknik yang dikembangkan mahasiswa "berpotensi dapat digunakan untuk mengontrol penyakit menular dengan memberikan infus laser-diperlakukan produk darah."
Para ilmuwan mempublikasikan hasil mereka dalam edisi 13 Juli Journal Fisika: Publikasi Cetakan. Mereka akan melanjutkan studi mereka menggunakan virus yang berbeda.
Kata Wu, "Kami percaya ini bekerja pada virus bakteri cukup menjanjikan, tetapi tes yang sesungguhnya akan dengan patogen yang lebih serius seperti HIV dan hepatitis."
  

Menilik lebih jauh canggihnya perkembangan teknologi di dunia kecantikan, salah satunya ialah laser. Laser untuk kecantikan sudah dikenal lama. Banyak para wanita telah mencobanya. Sekejab, wajahpun tampak jelita. Kerutan, bintik hitam, jerawt dan masalah kulit lainnya, hilang dalam beberapa hari. Untuk anda yang masih awam, mari berkenalan dahulu dengan tehnologi canggih ini yang bernama laser. Apa itu Laser L: light, A: amplification by, S: stimulated, E: emission of, R: Radiaton. Jadi laser adalah sinar yang mengalami penguatan yang distimulasi dari emisi radiasi yang berguna untuk mengurangi masalah kulit disekitar kulit paling atas atau epidermal hinggal lapisan epidermis bagian kulit terdalam, seperti kerutan pada wajah, menghilangkan pigmen hitam pada wajah, hingga mampu menghilangkan tahi lalat, menghilangkan varises hingga yang terparah telanggiectasis atau lebih dikenal dengan sebutan pelebaran pembuluh darah. Cara Kerja Laser Pada Kulit System kerja laser pada kulit wajah yaitu dengan membuat luka atau peradangan didalam kulit akibat dari sinar laser yang dipancarkan kebagian kulit wajah karena pada prinsipnya tubuh manusia terdapat chromopores atau molekul yang bertanggung jawab untuk memberi warna suatu massa dan menyerap energy gelombang tertentu. Maksud dari peradangan ini untuk merangsang keluarnya asam aminopeptide yang akan memberikan sinyal pada sel untuk melakukan regenerasi kulit. Dan karena teknologi laser ini tidak seperti perawatan wajah yang kovensional seperti memakai krim oles atau dermabrasi oleh karena itu penanganan wajah setelah laserpun sangat harus diperhatikan, seperti wajah harus dilindungi dari sengatan sinar matahari langsung, karena pada saat itu wajah akan mengalami tingkat sensitifitas yang sangat parah, kulit menjadi kering. Maka dari itu, penggunakaan krim moisturizer yang mengandung EGF (endotialial growth factor), vitamin C, sunblock, asam amino dank rim wajah yang mengandung mineral co-enzim, yang akan membuat wajah tampak lembap dan menghilangkan efek kemerahan akibat peradangan sinar laser.

sumber :
https://m.facebook.com/notes/laser-terapi/laser-digunakan-untuk-zap-virus-keluar-dari-darah/290105267673103/

No comments:

Post a Comment